Rizal Ramli Dapat Dukung NU Kultural Jadi Pendamping Jokowi

Halaman Depan Pikiran Rakyat Online

 

JK Raih Nobel Saja, Rizal Ramli Tepat untuk Jokowi

 

JAKARTA, (PRLM).- Dari beberapa nama yang beredar, nama mantan Menteri Perekonomian Rizal Ramli, dikabarkan masuk sebagai kandidat calon pendamping Jokowi. Hal ini dibenarkan oleh Koordinator Jasmev Kartika Joemadi.

"Pak Jokowi merasa nyaman dengan Rizal Ramli. Satu visi dan pemikirannya jauh ke depan," ujar Kartika kepada wartawan.

Meski begitu, lanjut Kartika, siapa yang akan menjadi pendamping Jokowi, hingga kini belum diputuskan. Nama lain yang sudah disebut sebagai kandidat pendamping Jokowi, antara lain, Mantan KSAD Ryamizard Ryacuddu dan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD.

Rizal Ramli, ujar Kartika, adalah salah satu figur yang bisa melengkapi Jokowi yang egaliter. Rizal Ramli seperti Ahok, berani dan cepat mengambil keputusan. Rizal Ramli juga tegas berani memarahi bawahan, karakter Rizal dengan Ahok, sama.

"Dari sisi politis, Rizal Ramli juga dekat dengan kalangan Nahdliyin, dan terbuka dengan semua partai politik, termasuk Partai Gerindra," katanya lagi.

Rizal, sebut Kartika, juga memiliki basis massa kuat, termasuk dari kalangan aktivis. Rizal mampu masuk ke semua kalangan, termasuk kalangan pengusaha dan militer. "Rizal Ramli termasuk yang berhasil saat berada di eksekutif di pemerintahan Gus Dur," puji Kartika.

Meski begitu, siapapun yang nantinya akan menjadi pendamping Jokowi, Jasmev Kartika menegaskan, tak akan mempermasalahkan. "Siapa yang akan menjadi pendamping Jokowi, akan ditentukan di last minute," tegas Kartika.

Sementara itu Direktur Eksekutif The President Center Didied Mahaswara menjawab keragu-raguan sementara kalangan yang mempertanyakan dukungan politik terhadap Rizal Ramli untuk jadi cawapres pendamping Jokowi.

Menurutnya, Rizal Ramli mendapatkan dukungan kuat dari kalangan NU kultural untuk jadi pendamping Jokowi dengan tokoh-tokoh seperti KH Hasyim Muzadi, KH Salahudin Wahid, Khofifah Indarparawansa, grass root NU termasuk para tokoh buruh dan tokoh-tokoh pergerakan Indonesia sampai ormas-ormas kepemudaan serta Badan Eksekutif Mahasiswa, dimana hubungan ini terjalin sangat kuat selama belasan tahun.

NU kultural adalah para tokoh atau warga Nahdliyin yang berada di luar struktur pemerintahan saat ini. ‘’Di kalangan NU kultural Rizal Ramli disapa dengan sebutan Gus Romli, beliau ini murid Gus Dur yang sangat dekat dengan para Nahdliyin di lapisan bawah,’’ tandasnya.

Menurutnya, Rizal Ramli punya track record yang bagus, bersih dari KKN, berkompeten, punya jaringan internasional yang luas sebagai penasihat ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), berpihak pada ekonomi kerakyatan dan memahami serta aplikatif terhadap ajaran Bung Karno, Trisakti.

Dia berpendapat, prioritas pemerintahan Jokowi adalah memperbaiki perekonomian dan kesejahteraan rakyat yang saat ini dirusak oleh berbagai kasus korupsi. Kalau pemerintahan Jokowi ingin melakukan perbaikan perekonomian rakyat dan menegakan kedaulatan rakyat maka rakyat harus memilih ekonom senior Dr Rizal Ramli sebagai cawapres yang layak untuk mendampingi Jokowi.(A-109/A-147)***

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/node/278269