Rusak Citra Lembaga Presiden, SBY Didesak Somasi Palmer

 

PALMER SITUMORANG

JAKARTA, BARATAMEDIA-Penampilan Palmer Situmorang sebagai pengacara presiden SBY di berbagai layar televisi minggu – minggu ini, yang bisanya cuma bisa celingak – celinguk, sangat tidak menguntungkan upaya SBY untuk menjaga nama baik keluarga SBY sebagai presiden.

Keputusan presiden SBY untuk “menghajar” lawan politiknya melalui cara – cara somasi ternyata berubah menjadi bumerang. Pengacara yang dipilih SBY hanya semakin memperkeruh citra SBY di mata publik.

Akibat tindakan somasi yang kurang dipersiapkan secara mateng dari sisi hukum oleh Palmer Situmorang, telah berakibat negatif bagi SBY dan keluarga. Cara Palmer yang amatiran telah menempatkan SBY menjadi cibiran dan bulan – bulanan kritik masyarakat madani dan aktivis pro demokrasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun BARATAMEDIA dari sejumlah kelompok masyarakat, selain banyak yang mempertanyakan apa tujuan presiden SBY melakukan somasi kepada rakyatnya sendiri, tidak kurang yang menyayangkan langkah SBY tersebut.

Diyakini pilihan somasi yang digagas SBY untuk memperbaiki keadaan atau citra atas dirinya. Namun karena kasus ini salah kelola oleh Tim Pengacara yang dipimpin oleh Palmer Sitomorang, mengakibatkan terjadi serangan balik dari  yang tersomasi.

Penampilan Palmer dinilai sangat arogan terkesan memanfaatkan jabatan SBY sebagai presiden untuk menekan mental mereka yang disomasi. Namun cara ini ternyata gagal. Semua target yang disomasi malahan melakukan perlawanan. Akhirnya, yang terpojok adalah justru SBY sendiri. Palmer Situmorang hanya bisa nyengir kecut di televisi.

Redaksi BARATAMEDIA menerima banyak pesan pendek yang meminta supaya SBY segera memperbaiki citra di mata masyarakat. Bahkan ada pengirim pesan pendek yang mendesak SBY supaya segera mensomasi Palmer Situmorang.

Pasalnya, menurut sipengirim pesan pendek itu, gara – gara cara Palmer yang amatir, seperti kata Fahri Hamzah – bukan hanya membuat citra SBY rusak di mata publik, tapi citra lembaga Presiden juga ikut – ikut tercemar..

Seperti diketahui, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah, secara tegas menilai pengacara presiden  Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)  amatir. Sebab, tim pengacara yang dipimpin Palmer Situmorang itu tidak paham hukum, kata Fahri Hamzah kepada media di Jakarta Selasa (28/01),

Namun demikian Fahri mengaku,  dirinya tidak akan melakukan perlawanan hukum terhadap pengacara pribadi dan keluarga SBY itu. Sebab, pengacara SBY itu masih amatir. “Belum terpikir (somasi balik SBY). Gara – gara lawyernya amatiran, kasiha itu SBY”, ” kata Fahri Hamzah.

Menurut anggota DPR RI Fraksi PKS yang bertugas di Komiksi Hukum itu, hingga saat ini dirinya belum membentuk tim penasihat hukum untuk memberikan perlawanan atas somasi yang dilayangkan tim pengacara pribadi SBY itu.

Sebelumnya, Presiden SBY melayangkan somasi ke beberapa lawan politiknya. Rizal Ramli disomasi lantaran statementnya soal pemberian posisi Boediono sebagai wapres adalah gratifikasi kasus bailout Bank Century.

Wasekjen PKS Fahri Hamzah disomasi lantaran desakannya agar KPK memeriksa putra SBY yang juga Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas. Sementara Sri Mulyono disomasi karena tulisannya di Kompasiana berjudul “Anas: Kejarlah Daku Kau Terungkap”. (toto)

Sumber : http://www.baratamedia.com/read/2014/01/31/56357/rusak-citra-lembaga-pre...