Aneh dan Ganjil, Pengacara SBY Somasi Metafora Kata ''Gratifikasi'' Rizal Ramli soal Boediono, Cawapres dan Century

 

RIMANEWS- Metafora kata'' Gratifikasi'' untuk menggambarkan kesediaan SBY memberikan kursi ''Cawapres'' bagi Boediono setelah ada bailout Bank Century, disomasi oleh pengacara SBY yakni Palmer Situmorang. Somasi ini dinilai banyak kalangan sebagai somasi badutan'' karena tidak pada tempatnya dalam alam demokrasi.

Sebelumnya, tim pengacara SBY melayangkan somasi ke ekonom senior Rizal Ramli. Menurut Palmer Situmorang, somasi ini dilayangkan berkaitan omongan Rizal Ramli kala menjadi narasumber di salah satu televisi nasional.

Ketika itu Rizal berkata; 'Dalam kasus Pak Boediono, saya percaya tidak terima uang satu rupiah pun. Tetapi in return, Pak Boediono yang tadinya tidak masuk dalam sembilan calon wakil presiden, begitu Bank Century di bailout, langsung dinominasikan sebagai calon wakil presiden".

Menurut Palmer, gratifikasi adalah tuduhan yang harus dibuktikan sehingga somasi tersebut dilayangkan untuk membuktikan tuduhan tersebut. Gratifikasi di sini adalah  'metafora'' bahasa Rizal Ramli  yang menilai Boediono dapat kursi Cawapres setelah  Bank Century di -bailout. Dalam bahasa tutur, istilah gratifikasi menjadi metafora untuk menggambarkan betapa Boediono diuntungkan karena ditarik menjadi Cawapres SBY pada pilpres 2009 setelah Bank Centiry di-bailout.

Menurut laporan analis dan  media, bailout Century itu untuk menyelamatkan dana para nasabah Kakap (kaya) di Bank Century yang terancam hilang kalau bank itu ditutup.

Tidak jelas posisi SBY sebagai sebagai warga negara, kepala presiden atau kepala keluarga dalam surat somasi Palmer Situmorang.

Pasalnya, dalam kop surat tersebut, terteran Palmer sebaga pengacara presiden dan keluarga. Namun dalam konteks somasi, dibicarakan masalah kenegaraan. Yakni soal omongan Rizal Ramli soal dugaan gratifikasi jabatan kepada Boediono.

"Mengacu pada surat Palmer Situmorang yang ditujukan ke Team Pengacara Rizal Ramli yang diberikan kepada wartawan tertera bahwa Palmer Situmorang bertindak atas nama Dr. H. Susilo Bambang Yudoyono, Presiden RI dan keluarga. Ini yang akan saya klarifikasi ke Palmer," jelas Otto dalam jumpa pers di Gedung Joang, Jakarta, Senin (27/1).[akt/ian]

Sumber : http://www.rimanews.com/read/20140127/139276/aneh-dan-ganjil-pengacara-s...