Akil: Putusan MK Pemenangan Soekarwo Cacat dan Batal Demi Hukum

 

Novrizal Sikumbang - Selasa, 28-01-2014 21:21

Akil: Putusan MK Pemenangan Soekarwo Cacat dan Batal Demi Hukum : aktual.co
Pasangan KarSa (Foto: Aktual.co/Dok Aktual)
Jakarta, Aktual.co — Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar menegaskan bahwa putusan sengketa pemilihan umum provinsi Jawa Timur (Jatim), yang memenangkan pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) cacat dan batal demi hukum.
 
Pasalnya, Akil selaku ketua majelis panel sengketa tersebut tidak diikut sertakan dalam mengambil putusan. Lagi pula, sebelum ditangkap KPK, dalam rapat panel dinyatakan bahwa pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja menang.
 
"Berdasarkan keterangan pak Akil, ternyata kasus Jatim itu pada tanggal 2 (Oktober) sebelum dia ditangkap, sudah ada rapat majelis panel, dalam rapat panel tersebut diputuskan bahwa Khofifah menang," ujar Akil melalui kuasa hukumnya, Otto Hasibuan, di Rutan KPK, Jakarta, Selasa (28/1).
 
Lebih jauh, Otto pun mempertanyakan atas dasar apa kedelapan hakim konstitusi tersebut memutus pasangan KarSa menang, padahal ketika malam itu ditangkap KPK, masih menjabat sebagai ketua MK dan ketua panel sengketa tersebut,
 
"Kecuali perumpamaannya, perkara itu masih berjalan diganti hakimnya, lalu digantikan oleh hakim lainnya masih benar. Tetapi, ketika dalam rapat panel, perkara itu sudah ditutup (tinggal putusan)," paparnya.
 
Oleh karena itu, dikatakan Otto, Akil menuntut MK minta pertanggung jawaban kenapa kliennya sebagai ketua panel sudah memutuskan bahwa Khofifah menang ternyata dia tidak diikut sertakan dan namannya pun dihilangkan dalam putusan.
 
"Berarti putusan MK atas putusan sengketa Jatim itu cacat, karena pak Akil harus ikut dalam memutus perkara itu. Batal demi hukum itu," tandasnya.
 
Nebby Mahbubirrahman