Rizal Ramli Dijegal SBY Supaya Tak Jadi Capres


Selasa, 28 Januari 2014 - 09:32 WIB


Jakarta - Kandidat calon presiden (capres) Konvensi Rakyat, Dr Rizal Ramli, saat ini sedang menjadi target politik SBY dan akan dihabisi melalui jalur hukum, dimana SBY melalui pengacaranya telah mengajukan somasi kepada mantan Menko Perekonomian era Abdurrahman Wahid itu.

Usaha menjegal Rizal Ramli ini juga dilakukan untuk menghambat peluang Rizal Ramli yang saat ini maju sebagai calon presiden hasil Konvensi Rakyat. Karena SBY dan keluarga merasa terancam kalau Rizal Ramli sampai menjadi presiden.

Hal ini dikemukakan tokoh aktivis mahasiswa Angkatan 98 yang juga aktivis Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Ahmad Kasino dan pengamat politik I Gede Permadi Sandera yang juga Direktur Lembaga Survei Perjuangan (LSP) di Gedung DPR Senayan, Selasa pagi (28/1/2014).

"Kami melihat ada gelagat seperti itu. Bukan saat ini saja Rizal Ramli ditekan oleh SBY hanya karena Rizal Ramli bersikap kritis dan mengatakan apa yang benar. SBY mulai mengembangkan gaya otoriter," tandas Ahmad Kasino.

Menurutnya, SBY dan keluarga Cikeas khawatir dan sangat cemas kalau pasca pemerintahannya nanti yang menjadi presiden adalah tokoh kritis seperti Rizal Ramli. Sebab dalam kurun waktu hampir 10 tahun pemerintahan SBY sangat banyak kasus korupsi yang terjadi, dan SBY sangat cemas dan khawatir kalau kasus-kasus tersebut diungkap dan bisa menyeret nama dan keluarganya sampai ke pengadilan.

"SBY mau pengganti dirinya adalah orang yang dia percaya, yang tidak akan mengutak-atik kasus-kasus korupsi selama pemerintahannya," ujar Ahmad Kasino.

Gede Sandera menambahkan, SBY teah mengembangkan cara-cara berpolitik yang tidak sehat, padahal perbedaan pendapat dalam demokrasi adalah hal yang biasa dan lumrah. Cara SBY meredam atau menjegal lawan politiknya dalam hal ini Rizal Ramli sangat khas dan ala SBY yaitu dengan melalui Somasi.

"Ini baru pertama kalinya di dunia ada seorang presiden mensomasi warga negara biasa," ungkapnya.

Seperti diketahui, melalui pengacara Palmer Situmorang, SBY mengajukan somasi kepada Rizal Ramli karena Presiden yang merangkap ketua umum Partai Demokrat itu mempersoalkan pernyataan Rizal Ramli di sebuah stasiun televisi mengenai gratifikasi jabatan untuk Boediono yang menjadi wakil presidennya SBY sebagai hadiah bailout Century. (Sof)