Rizal Ramli : Peta Politik Indonesia Berubah Jika MK Kabulkan Gugatan Yusril

Laporan: Robedo Gusti


Peserta Konvensi Rakyat, Rizal Ramli memastikan peta politik Indonesia akan berubah jika Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan Yusri Ihza Mahendra terhdap UU Pilpres. Sebab, jika gugatan tersebut dikabulkan maka dipastikan akan banyak tokoh-tokoh baru yang akan muncul dalam dunia politik.

"Ini akan memecah sistem oligarki yang saat ini terjadi," katanya saat berkunjung ke Warkop Jurnalis, Medan, Sabtu (18/1/2014).

Menteri Perekonomian Indonesia era Pemerintahan Abdurrahman Wahid ini menyebutkan UU Pilpres yang digugat oleh Yusril merupakan dobrakan atas munculnya hegemoni politik dari para penguasa yang tidak menginginkan munculnya pemimpin dari partai politik kecil. Padahal, menurutnya presiden yang berasal dari partai politik kecil sangat potensial untuk membangun pemerintahan yang kokoh dan kuat.

"Kalau mereka khawatir muncul presiden dari partai kecil, itu tidak beralasan. Presiden Filippina (Marcos) hanya dipilih oleh 30 persen, tapi dia bisa menjadi orang yang kuat saat ini," Ia mencontohkan.

Sosok yang akrab disapa RR1 ini menambahkan, salah satu cara yang efektif untuk mewujudkan pemerintahan yang kuat meski presidennya berasal dari partai kecil yakni dengan mengubah jadwal pemilu saat ini. Idealnya, pemilu legislatif baru bisa dilakukan setelah digelarnya pemilihan presiden.

"Siapa presiden terpilih, maka biasanya pemerintahannya juga akan didukung dengan memilih partainya, sehingga pemerintahan menjadi kuat," sebutnya.

Rizal Ramli hadir di Kota Medan dalam rangka mengikuti Konvensi Rakyat yang akan berlangsung besok, Minggu (19/1/2014) di Medan.[rgu]

Sumber : http://www.medanbagus.com/news.php?id=21043