Inilah Dokumen Lengkap Seruan Nasional Hentikan Rezim PKK

 

Kamis, 05 Januari 2012 , 17:26:00 WIB

Laporan: Ade Mulyana

SBY-BOEDIONO/IST

RMOL. Ratusan orang terdiri dari pengamat dari berbagai bidang, aktivis LSM, mahasiswa, tokoh lintas agama, dan serikat buruh menggelar Kongres Perubahan di Gedung Yayasan Tenaga Kerja Indonesia (YTKI), Jalan Gatot Subroto 44, beberapa saat lalu (Kamis, 5/1). Berikut seruan nasional hasil dari Kongres Perubahan;

SERUAN NASIONAL

Negara Republik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini telah mengalami kerusakan di segala bidang kehidupan. Kondisi sosial, politik, ekonomi dan hukum mengalami kekacauan tanpa moralitas. Masyarakat kehilangan rasa aman dan terganggu dalam perikehidupannya. Hal ini terjadi karena :

1. Pemerintah gagal menjalankan amanat UUD 1945 dan mengkhianati cita-cita proklamasi kemerdekaan RI.

 

2. Pemerintah membiarkan dan bahkan menjadi pelaku dalam berbagai peristiwa kekerasan dan pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM), baik yang dilakukan aparat maupun sesama warga bangsa.

3. Pemerintah gagal mencerdaskan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat, yang  ditandai dengan diterbitkannya berbagai undang-undang dan peraturan yang lebih berpihak pada pemilik modal besar dan asing, dan tidak berpihak kepada rakyat.

4. Pemerintah membiarkan korupsi meluas dan melibatkan para pejabatnya.

5. Membiarkan rezim Pendusta, Korup dan Kekerasan (PKK) hanya akan mengakibatkan kerusakan yang semakin besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Maka dengan ini kami menyerukan kepada seluruh Rakyat Indonesia untuk berjuang :

1. Untuk bersama-sama dengan cara-cara damai untuk mempercepat proses perubahan menuju Indonesia yang lebih baik.

2. Mengakhiri rezim Pendusta, Korup dan Kekerasan dengan menyelenggarakan Pemilu yang dipercepat.

3. Membatalkan semua undang-undang dan peraturan yang merugikan rakyat, dan menggantinya dengan undang-undang dan peraturan yang berpihak kepada kepentingan rakyat dengan cara menegakkan ekonomi konstitusi.

4. Tetap menjaga dan menghormati persatuan dan kebhinekaan bangsa Indonesia.

 

Salam Perubahan!
KONGRES PERUBAHAN
Jakarta, 5 Januari 2012